Pertama, amati TKP dg cermat karena semuanya bermula disini. Seperti soal matematika yg harus dipahami dahulu maksudnya sebelum kita memulai langkah pertama.
Kemaren di TKP, saya menemukan ceceran darah sampai ke kebun belakang. Barang korban masih ada, tp motor hilang.
Kemaren di TKP, saya menemukan ceceran darah sampai ke kebun belakang. Barang korban masih ada, tp motor hilang.
Dengan potongan-potongan petunjuk yang kadang gamblang atau hanya berisi persamaan-persamaan terbatas, saya harus melogikakan masing-masingnya supaya bisa mencari kesimpulan yang pasti.
Petunjuk kedua: motor ditemukan jam 22.00 terpakir jarak 600 m dari TKP.
Analogi?
Petunjuk kedua: motor ditemukan jam 22.00 terpakir jarak 600 m dari TKP.
Analogi?
Petunjuk ketiga:
Ternyata sebelum kejadian korban memergoki seseorang yang sudah mencuri HP milik calon mertuanya. Korban dan orang itu kemudian pergi ke counter HP untuk memperbaiki HP yang ternyata sudah rusak.
Apa ada hubungannya?
Ternyata sebelum kejadian korban memergoki seseorang yang sudah mencuri HP milik calon mertuanya. Korban dan orang itu kemudian pergi ke counter HP untuk memperbaiki HP yang ternyata sudah rusak.
Apa ada hubungannya?
Petunjuk keempat:
Seorang saksi melihat korban dan seseorang sedang berkelahi. Lokasinya ada di kebun belakang TKP. Dekat dengan lokasi ceceran darah yang ditemukan saat olah TKP.
Saksi cukup bisa menggambarkan ciri pelaku.
Pelaku sudah tergambar, peristiwa makin terang.
Seorang saksi melihat korban dan seseorang sedang berkelahi. Lokasinya ada di kebun belakang TKP. Dekat dengan lokasi ceceran darah yang ditemukan saat olah TKP.
Saksi cukup bisa menggambarkan ciri pelaku.
Pelaku sudah tergambar, peristiwa makin terang.
Untungnya dari 3 tahun lalu saya rutin mengumpulkan database pelaku kejahatan sesuai dengan jenis kejahatannya. Beberapa kandidat saya ambil dan menunjukkan ke beberapa saksi.
Boom. Pelaku teridentifikasi.
Boom. Pelaku teridentifikasi.
Loading suggestions...