dr. Akhada Maulana, Sp.U
dr. Akhada Maulana, Sp.U

@akhadam77

8 Tweets Dec 07, 2022
Bismillaah....
Di tanggal merah ini sy akan cerita tentang suatu ketika ada pasien pria muda 28 thn dgn keluhan ereksi lemah sejak 2 pekan sblmnya. Shg sulit utk melakukan hbgn suami istri. Nah, ketika sy tanya tdk ada riwayat kencing manis, stroke, jatuh d selangkangan,
Jatuh di tulang belakang. Kencing dan BAB normal. Tdk ada obat jantung dan hipertensi. Singkatnya kondisi fisik normal.
Nah kok bs si bapak muda ini letoy. Ya karena stlh ditanya lagi kecapekan gak? Lg stress tdk ? Ada masalah d kantor? Semua dijawab tdk.
Kita selidiki lagi...
Ternyata begini awal mulanya. Si bpk dr nikah dulu bila hbgn suami istri cepat sekali shg lama2 istrinya komplain. Nah.. muncullah perasaan kuatir atau cemas ketika akan mulai hbgn. Kira2 bs muasin istri gak. Cepat gak keluarnya. Karena terus menerus didera stress en rasa kuatir.
Lama2 y si bapak tdk kuat utk berdiri. Bs sih. Tp lembek.
Itulah yg dinamakan disfungsi ereksi psikogenik. Yg munculnya bs dr stress, kecapekan, atau sama seperti si bapak ini. Kecemasan/anxiety.
Dia cerita pernah pakai obat viagra. Dan bisa. Namun dia takut pakai terus.
Akhirnya br datang k urolog.
Nah... apa yg sy lakukan. Yg pertama menanamkan sugesti bahwa ereksi dan ejakulasi dikendalikan oleh otak. Dan harus yakin bila mau hbgn suami istri pasti bs berdiri & muasin istri.
Yg kedua y tdk perlu minum obat kuat lagi.
Karena sebenarnya tanpa itu y bs. Obat tsb menimbulkan sugesti kalau dia perkasa. Apalagi memang efeknya membuat ereksi lebih kuat. Tp sebenarnya obat sejenis itu diberikan bukan pd org normal. Tp org yg DE karena penyebab organik bukan psikogenik.
Yg ketiga sy berikan anti kecemasan/depresi ringan seperti sertraline, yg salah satu efeknya akan memperlambat ejakulasi. Dan efek utama y mengurangi kecemasan. Shg pasien lebih nyaman saat akan hbgn suami istri.
Nah yg keempat. Sy sarankan bila keluhan masih berlanjut,
Maka hubungi dokter.
Eh maksud sy ke psikiater or dr ahli jiwa. Utk diterapi penyebab kecemasannya secara lebih paripurna.
Take home message : mayoritas DE pd usia muda bukan karena penyebab organik, kecuali karena kecelakaan yg kena sarafnya. Lebih cenderung dr psikis.

Loading suggestions...