Ibunya seorang 'Ābidah (ahli ibadah) dan seorang wanita yang saleh. Dia menangis memohon kepada Allah SWT untuk anaknya dan meminta agar penglihatan anaknya dikembalikan.
Akhirnya, “Curahan rahmat mengalir kepada beliau,” Allah menerima doanya.
Suatu malam, ibu beliau bermimpi mengunjungi Sayyidunā Ibrāhīm (saw) dan dikatakan kepada beliau:
“Allah telah memulihkan penglihatan putramu karena doamu yang kuat dan khusyuk.”
Suatu malam, ibu beliau bermimpi mengunjungi Sayyidunā Ibrāhīm (saw) dan dikatakan kepada beliau:
“Allah telah memulihkan penglihatan putramu karena doamu yang kuat dan khusyuk.”
Di pagi hari, ketika Imam al-Bukhārī bangun dari tempat tidurnya, sepontan cahaya sinar pagi terpancar ke matanya. Artinya, penglihatan beliau pulih kembali sepenuhnya. Allahu Akbar!
Yakinlah bahwa ibu itu segalanya bagimu, khususnya para lelaki. Dengannya Kau sukses, dengannya pula Kau bisa gagal dan binasa.
Loading suggestions...