Perdana Menteri Mesir menandatangani pengakuan secara de jure yang disaksikan oleh AR Baswedan dan Agus Salim. Persamaan mayoritas pemeluk agama Islam dan rasa persaudaraan menjadi alasan Mesir mengakui kedaulatan Indonesia.
Mesir juga membentuk Komite Pembela Kemerdekaan Indonesia yang terdiri dari tokoh-tokoh Mesir, Arab, dan Islam dengan diketuai oleh Jenderal Saleh Harb Pasya dengan anggotanya antara lain adalah pemimpin Ikhwanul Muslimin, dan Syekh Hasan Al-Banna.
Pemerintah Mesir sangat bermurah hati kepada diplomat dan pelajar Indonesia untuk merayakan kemerdekaan nasional pertama di Mesir, dengan menggunakan corong Radio Kairo untuk mengumandangkan lagu ‘Indonesia Raya’.
Setelah mengumandangkan lagu di studio Radio Kairo, diplomat dan pelajar Indonesia langsung pergi ke Pusat Syubbanul Muslimin untuk mengikuti perayaan kemerdekaan nasional dengan menggelar pentas seni yang diberi judul ‘Kembalinya Surga’.
Aksi teater ini dimainkan oleh para pemuda Mesir. Di pentas seni mereka sudah dinantikan oleh kesatuan-kesatuan Pandu Mesir yang turut ikut bersuka ria malam itu untuk merayakan hari kemerdekaan nasional Indonesia.
Loading suggestions...