Kalian sering ga si?
lagi liat video youtube/tiktok tau2 creatornya nyelipin produk tertentu Atau live tiktok yang isinya brand mempromosikan produk mereka?
nah, dalam pemasaran kedua peristiwa ini disebut dengan soft selling dan hard selling.
apa ya itu? mari kita simak~
lagi liat video youtube/tiktok tau2 creatornya nyelipin produk tertentu Atau live tiktok yang isinya brand mempromosikan produk mereka?
nah, dalam pemasaran kedua peristiwa ini disebut dengan soft selling dan hard selling.
apa ya itu? mari kita simak~
1/ Pengertian
Sebelum kita melangkah lebih jauh ngebahas hard selling dan soft selling, mari kita samain asumsi dulu nih tentang pengertian keduanya.
Sebelum kita melangkah lebih jauh ngebahas hard selling dan soft selling, mari kita samain asumsi dulu nih tentang pengertian keduanya.
Hard selling : Adalah teknik penjualan secara langsung/gamblang. Tujuannya agar konsumen membeli produk/ bertransaksi secara langsung saat itu juga.
Soft selling : Adalah teknik penjualan menggunakan kata-kata halus, implisit yang bertujuan memberikan rasa penasaran kepada pelanggan sebelum memutuskan pembelian.
2/ Teknik penggunaan
Beberapa contoh teknik hard selling :
Penggunaan kata βBeli sekarang, besok harga naikβ
Direct selling : Misal sales di toko handphone, telemarketing, sales mobil dll.
Beberapa contoh teknik hard selling :
Penggunaan kata βBeli sekarang, besok harga naikβ
Direct selling : Misal sales di toko handphone, telemarketing, sales mobil dll.
Beberapa contoh soft selling :
1. Iklan terselubung (Misal selipan iklan di podcast/video youtube secara halus)
2. Sample produk
3. Review produk
4. Referensi pengguna
1. Iklan terselubung (Misal selipan iklan di podcast/video youtube secara halus)
2. Sample produk
3. Review produk
4. Referensi pengguna
3/ Konteks penggunaan
Hard selling :
Digunakan untuk meningkatkan daya beli/transaksi penjualan,
biasanya juga digunakan saat situasi mendesak seperti : menjual produk yang hampir expired dengan potongan harga tinggi.
Hard selling :
Digunakan untuk meningkatkan daya beli/transaksi penjualan,
biasanya juga digunakan saat situasi mendesak seperti : menjual produk yang hampir expired dengan potongan harga tinggi.
Artinya hard selling ini digunakan untuk kepentingan jangka pendek dengan target penjualan yg tinggi.
Biasanya yang menggunakan teknik ini adalah bisnis di bidang asuransi, penjualan mobil, toko ritel, dan telemarketing dll
Biasanya yang menggunakan teknik ini adalah bisnis di bidang asuransi, penjualan mobil, toko ritel, dan telemarketing dll
Soft selling :
Biasanya digunakan untuk penjualan yang sifatnya jangka panjang, tidak mendesak dan bertujuan untuk meningkatkan brand image yang lebih positif.
Biasanya digunakan untuk penjualan yang sifatnya jangka panjang, tidak mendesak dan bertujuan untuk meningkatkan brand image yang lebih positif.
Soft selling biasanya digunakan untuk meningkatkan interaksi kepada konsumen sebelum mereka melakukan pembelian.
biasanya bisnis yg menggunakan teknik ini adalah konsultan, manufaktur, content marketing, konstruksi, dan perusahaan arsitek dll
biasanya bisnis yg menggunakan teknik ini adalah konsultan, manufaktur, content marketing, konstruksi, dan perusahaan arsitek dll
Buat kalian yg suka belajar marketing,
Boleh join kesini ya
Boleh join kesini ya
Loading suggestions...