Serius bingung deh dgn keputusan pemerintah untuk menaikkan harga BBM dgn alasan subsidi tdk tepat sasaran.Sebenarnya bukankah pemerintah wajib memakmurkan masyarakat dgn memelihara hajat hidup org banyak. Org banyak disini bs miskin bs juga yg kaya. Tanpa mengenal status sosial.
Bagi yg miskin dan tidak mampu menerima manfaat pajak dari pemerintah.Tapi bagi yg kaya dia juga berhak menerima manfaat pajak dari pemerintah juga. Toh dia bayar pajak.Pajak yg dia bayarkan dipakai subsidi k rakyat miskin. Masak dia gak berhak dpt cashback pajak walau cuma sdkt.
D negara2 teluk pun subsidi bbm tdk diberikan terpisah. Tdk mengenal status sosial.
Nah skrg malah subsidi bbm mau dialihkan k kompor listrik. Sebenarnya dah tahu akal2annya. Saat ini PLN sedang surplus daya listrik. m.bisnis.com
Nah skrg malah subsidi bbm mau dialihkan k kompor listrik. Sebenarnya dah tahu akal2annya. Saat ini PLN sedang surplus daya listrik. m.bisnis.com
Lumayan kan.Subsidi bbm dikurangi.Kompor listrik dibagi2. Ujung2nya tambah pendapatan dari listrik yg surplus.Pintar kan ?
Kembalilah k khittah wahai para pemimpinku. Mari kita bantu rakyat yg sedang kesusahan. Tanpa pandang status sosial. Jangan beda2kan status sosial rakyatmu.
Kembalilah k khittah wahai para pemimpinku. Mari kita bantu rakyat yg sedang kesusahan. Tanpa pandang status sosial. Jangan beda2kan status sosial rakyatmu.
Loading suggestions...