Garis Tengah
Garis Tengah

@garistengah_id

10 Tweets 2 reads Dec 06, 2022
Pada Euro 2004, Italia harus tersingkir di babak grup setelah hanya berada di bawah Swedia dan Denmark.
Pulangnya Italia menimbulkan sebuah teori konspirasi: Denmark dan Swedia sengaja imbang 2-2 di laga terakhir biar Italia tersingkit.
Gimana teorinya dan ceritanya? A thread~
Dalam turnamen tersebut, Italia diperkuat nama-nama besar seperti Buffon, Nesta, Pirlo, Totti, Del Piero, hingga Vieri.
Namun dalam pembagian grup, mereka hanya ada di pot 2. Status unggulan dalam grup mereka sendiri dipegang sama Swedia.
Di laga pertama, Italia imbang 0-0 lawan Denmark. Sedangkan Swedia membantai Bulgaria 5-0.
Masuk ke pertandingan kedua, Italia lagi-lagi main imbang. Kali ini 1-1 lawan Swedia. Sementara Denmark ngalahin Bulgaria 2-0.
Nah masuk ke pertandingan ketiga, Swedia sama Denmark poinnya 4 sedangkan Italia 2. Kalo mau lolos, mereka harus menang besar lawan Bulgaria sedangkan salah satu dari Denmark dan Swedia harus kalah.
Sementara hasil yang paling aman buat Swedia dan Denmark adalah imbang 2-2.
Menjelang laga, wartawan2 Italia bikin pelatih Swedia dan Denmark marah karena terus-terusan dituduh akan main mata.
Bahkan pelatih Swedia sampe menggebrak meja saking emosinya.
Kata assisten pelatih Swedia, โ€œGak mungkin kita bakal main imbang 2-2! Itu hasil yang ga biasa!โ€
Terus, apa yang terjadi di pertandingan?
Denmark unggul 1-0 disamain sama Swedia jadi 1-1 terus unggul lagi 2-1 sampe di menit 89, Swedia cetak gol penyama kedudukan.
Mereka imbang 2-2 sedangkan Italia susah payah ngalahin Bulgaria 2-1 lewat gol Cassano di menit ke-94.
Sekilas emang kayak gak ada apa-apa di pertandingan. Tapi orang-orang Italia terus aja menyalahkan Swedia dan Denmark.
Beberapa tahun setelahnya, muncul laporan perbincangan pemain kedua tim di lapangan. Apa aja yang diomongin pemain Denmark dan Swedia?
Jadi majalah sepak bola Swedia yaitu Offside memberitakan perbincangan pemain Timnasnya dengan pemain Denmark.
Dimulai dari saat pemanasan pemain Swedia yaitu Erik Edman nanya ke bek Denmark, Daniel Jensen.
โ€œGimana bang? Main imbang 2-2 kita?โ€
Jensen jawab โ€œGas laahโ€
Terus waktu pertandingan, Anders Anderson yang merupakan pemain Swedia ngeluh sambil teriak-teriak ke pemain Denmark waktu mereka ketinggalan 2-1,
โ€œWoii ayolah kasih kita kesempatan woi.โ€
Gravesen, pemain Denmark, jawab:
โ€œYa minimal kalian nyerang doong biar bisa nyekor.โ€
Jadilah hasil 2-2 tercipta dan Italia tersingkir.
Admin inget tuh waktu 2004 kakaknya admin yang pendukung Timnas Italia marah-marah sambil bilang โ€œDenmark sama Swedia main mata! Curang!โ€๐Ÿ˜‚
Gimana menurut kalian? Ini kebetulan doang apa emang main mata?

Loading suggestions...