Garis Tengah
Garis Tengah

@garistengah_id

10 Tweets 1 reads Dec 01, 2022
Tadi malam, gol Griezmann di menit ke-98 harus dianulir karena dianggap offside. Padahal ketika bola disundul pemain Tunisia, Griezmann udah balik ke posisi onside.
Nah, sebenernya apa sih alasan wasit kemudian memutuskan untuk menganulir gol dari Griezmann?
A thread.
Sebelum msk pembahasan, ada titipan nih
Jadi Personafic For Men ngeluarin paket perawatan khusus pria yang isinya facewash, serum dan moisturizer yang cocok untuk skincare pemula, pejuang muka kusam dan dekil, tp bingung mau pake skincare apa
Kuy kepoin linktr.ee
Kata kunci di sini adalah "deliberate play". Ini juga yang jadi alasan kenapa golnya Benzema di Final Liga Champions 2022 kemarin dianulis.
Apa sih deliberate play itu? Jadi itu ketika pemain dianggap punya kontrol dan kuasa atas apa yang dilakukan.
Dalam kasus Benzema, dia yang ada di posisi offside nerima bola dari Fabinho yang tentu adalah pemain Liverpool. Kalo diliat sekilas ya tentu sah-sah aja dong. Cuman waktu itu Fabinho dianggap tidak punya kontrol atas sentuhannya terhadap bola. Jadilah Benzema offside.
Balik ke Griezmann, banyak yang menganggap kalo golnya Griezmann itu harusnya sah. Karena doi cuman offside waktu gelandangnya Prancis kirim umpan aja. Harusnya situasinya ke'reset' waktu bek Tunisia nyundul bola.
Tapi itu tadi, beknya Tunisia ada di situasi non-deliberate play.
Lah emang bek Tunisia ga punya kontrol dalam sundulannya?
Nah wasit menganggap begitu soalnya sundulannya bek Tunisia itu dianggap merespon posisi Griezmann sebelumnya yg ada di posisi offside. Oleh karena itu, Griezmann dianggap interfering the play.
Karena sundulannya cuman merespon posisi Griezmann, jadi bek ga punya kuasa lebih dalam gerakannya.
Kita dibawa membayangkan kalo seandainya Griezmann ga di sana sebelumnya, ada 2 kemungkinan: bola bergulir gitu aja karna ga ada ancaman, atau bek punya waktu buat membuang bola.
Tapi emang momen semalem itu gak bisa lepas dari kontroversi. Karena 'deliberate play' ini subjektif banget. Siapa coba yang tahu seorang pemain punya kontrol atas tindakannya apa enggak selain pemain itu dan Tuhan?
Makanya jadi tugasnya wasit buat menginterpretasikannya.
Meskipun gol pemainnya dianulir, Prancis tetep lolos sebagai juara grup. Cuman, dengan dianulirnya gol tersebut, laju unbeaten di 8 laga Piala Dunia mereka jadi terputus.
Berikutnya, mereka bakal lawan Polandia. Pemenang laga itu bakal lawan pemenang Inggris vs Senegal.

Loading suggestions...