Bermadzhab Itu Wajib, Kalau Tidak, Bisa Sesat!
"Dan barangsiapa yg tidak mengikuti salah satu dari mereka (Imam madzhab) dan berkata "saya beramal berdasarkan al-Quran dan Hadits" dan mengaku telah memahami hukum-hukum al-Quran dan Hadits maka orang tersebut tidak dapat diterima
"Dan barangsiapa yg tidak mengikuti salah satu dari mereka (Imam madzhab) dan berkata "saya beramal berdasarkan al-Quran dan Hadits" dan mengaku telah memahami hukum-hukum al-Quran dan Hadits maka orang tersebut tidak dapat diterima
bahkan termasuk orang yang bersalah, sesat dan menyesatkan terutama pada masa sekarang ini dimana kefasikan merajalela dan banyak tersebar dakwah-dakwah yang salah,
karena ia ingin mengungguli para pemimpin agama padahal ia di bawah mereka dalam ilmu, amal, keadilan dan analisa"
πTanwiir alQuluub 74-75
πTanwiir alQuluub 74-75
"Setiap imam yang empat itu berjalan dijalan yang benar maka wajiblah bagi umat islam untuk bertaqlid kepada salah satu diantara yang empat tadi, sebab orang yang sudah bertaqlid kepada salah satu imam yang empat tersebut maka ia telah terlepas dari tanggungan
dalam keagamaan dan orang yang bertaqlid. haruslah yakin bahwqa madzhab yang ia ikuti itu benar dan sama benarnya dengan yang lain serta tidak boleh bertaqlid kepada madzhab lain selain madzhab yang ia ikuti, seperti apa yang dikatakan oleh Ibnu Hajar al-Haitami:
tidak boleh seseorang yang menganut suatu madzhab berbuat talfiq (mencampur adukkan madzhab untuk mencari yang ringan-ringan) misalnya mengikuti imam malik yang mensucikan anjing,
dan juga mengikuti imam syafi'ie dalam membasuh sebagian kepala dalam berwudu''
πI'anatut Tholibin I/17
Semoga kamu @fotodakwah bisa bermadzhab ya nengππΏ
πI'anatut Tholibin I/17
Semoga kamu @fotodakwah bisa bermadzhab ya nengππΏ
Loading suggestions...