Al-‘Ala Radhiallahu’an adalah orang yang memeluk agama Islam pada masa awal dakwah Islam.
Beliau Radhiallahu’an menjalankan ajaran agama Islam dengan sepenuh hati.
Beliau Radhiallahu’an menjalankan ajaran agama Islam dengan sepenuh hati.
Karena kecerdasannya,
Beliau pernah diutus Nabi ﷺ membawa surat kepada Raja Bahrain, Al-Mundzir bin Sawi, berisi ajakan untuk memeluk Islam.
Beliau pernah diutus Nabi ﷺ membawa surat kepada Raja Bahrain, Al-Mundzir bin Sawi, berisi ajakan untuk memeluk Islam.
Beliau Radhiallahu’an memeluk Islam sebelum kota Mekah ditaklukkan Kaum Muslimin.
Tugas berat yang dibebankan Rasulullah ﷺ kepadanya berhasil dilaksanakan dengan baik.
Raja Bahrain berhasil diajaknya memeluk Islam.
Ia juga berhasil menyuruh rakyat Bahrain membayar zakat.
Tugas berat yang dibebankan Rasulullah ﷺ kepadanya berhasil dilaksanakan dengan baik.
Raja Bahrain berhasil diajaknya memeluk Islam.
Ia juga berhasil menyuruh rakyat Bahrain membayar zakat.
Diambilnya zakat dari orang-orang kaya dan diberikannya uang itu kepada kaum miskin
Ketika Rasulullah ﷺ wafat, terjadi hal yang menyedihkan
banyak orang yang baru memeluk Islam kembali murtad dan memuja-muja para Nabi palsu
Maka Kaum Muslimin pun bertebaran untuk memadamkannya
Ketika Rasulullah ﷺ wafat, terjadi hal yang menyedihkan
banyak orang yang baru memeluk Islam kembali murtad dan memuja-muja para Nabi palsu
Maka Kaum Muslimin pun bertebaran untuk memadamkannya
Di masa kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiallahu’an
di negeri Bahrain muncul pemberotakan. Sang Khalifah kemudian mengutus salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ , Al-‘Ala bin Hadhrami Radhiallahu’an pergi ke daerah tersebut.
di negeri Bahrain muncul pemberotakan. Sang Khalifah kemudian mengutus salah seorang sahabat Rasulullah ﷺ , Al-‘Ala bin Hadhrami Radhiallahu’an pergi ke daerah tersebut.
Di daerah yang bernama Hijr, terjadi pertempuran antara
Pasukan Al-‘Ala bin Hadhrami dengan kaum pemberontak.
Pasukan Mujahidin pimpinan sahabat Rasulullah ﷺ itu,
dengan gemilang berhasil mengalahkan musuh.
Pasukan Al-‘Ala bin Hadhrami dengan kaum pemberontak.
Pasukan Mujahidin pimpinan sahabat Rasulullah ﷺ itu,
dengan gemilang berhasil mengalahkan musuh.
Kaum pemberontak kocar kacir ketakutan,
mereka menyemberangi lautan dengan menggunakan kapal.
Ketika pasukan Al-‘Ala bin Hadhrami sampai ditepi laut,
sahabat Nabi ﷺ itu berkata: “Seberangilah dengan menyebut asma Allah ﷻ.”
mereka menyemberangi lautan dengan menggunakan kapal.
Ketika pasukan Al-‘Ala bin Hadhrami sampai ditepi laut,
sahabat Nabi ﷺ itu berkata: “Seberangilah dengan menyebut asma Allah ﷻ.”
Ajaib mereka melintasi laut itu, seperti berjalan di atas pasir, dan airnya hanya setinggi tapak kaki kuda.
Pada saat itu, jumlah pasukan berkuda kaum muslimin sekitar 6.000 orang dan yang berjalan kaki 2.000 orang.
Pada saat itu, jumlah pasukan berkuda kaum muslimin sekitar 6.000 orang dan yang berjalan kaki 2.000 orang.
Sesampai di seberang,
pasukan muslimin tidak membiarkan satu orang musyrik pun lolos, untuk dijadikan tawanan.
Dan selesai berperang, mereka pulang dengan menyeberangi laut seperti sebelumnya.
pasukan muslimin tidak membiarkan satu orang musyrik pun lolos, untuk dijadikan tawanan.
Dan selesai berperang, mereka pulang dengan menyeberangi laut seperti sebelumnya.
Peristiwa ini sangat menghebohkan,
dan menjadi salah satu sebab seorang rahib dari daerah Hijr, memeluk Islam.
📚Kitab Majma’ az-Zawa’id : 9/276
📚Kitab Al Aghani li Abi al-Faraj al-Ashbahani
📚Riwayat Al-Baihaqi, yang bersumber dari Ali Radhiallahu’an
dan menjadi salah satu sebab seorang rahib dari daerah Hijr, memeluk Islam.
📚Kitab Majma’ az-Zawa’id : 9/276
📚Kitab Al Aghani li Abi al-Faraj al-Ashbahani
📚Riwayat Al-Baihaqi, yang bersumber dari Ali Radhiallahu’an
📚Riwayat Abu Na’im, yang bersumber dari Abu Hurairah
📚Riwayat Ibnu Sa’ad, yang bersumber dari Abu Hurairah
Semoga bermanfaat🙏🏿🌹
📚Riwayat Ibnu Sa’ad, yang bersumber dari Abu Hurairah
Semoga bermanfaat🙏🏿🌹
Loading suggestions...