The Flanker
The Flanker

@theflankerID

6 Tweets 1 reads Feb 18, 2023
Terlepas dari kabar human error yang dilakukan petugas VAR, metode “never change a winning team”-nya Arteta jelas harus “diperbarui” untuk membuat Arsenal lebih baik.
Sebab, dengan 11 andalan + strategi serupa, Arsenal mulai terbaca. Kami menemukan itu.
[UTAS]
Brentford, di laga itu, berhasil meloloskan diri dari Arsenal dengan bermain direct. Umpan jauh dikedepankan.
Hasilnya mereka sering lolos dari jebakan pressing + overload Arsenal, dan langsung berhadapan dengan lini pertahanan. Brentford pun berhasil mendapatkan peluang.
Coba lihat 2 gambar di atas, kita bisa mudah menyimpulkan:
- Jika overload gagal dan lini tengah Arsenal sudah terlanjur disorganisasi di sebuah sisi, akan muncul ruang besar di depan lini pertahanan.
- Dengan ruang itu, lawan punya banyak pilihan untuk mengarahkan serangan.
2 lawan terakhir berhasil menemukan cara meredam Arsenal (ofensif maupun defensif).
Brentford dengan permainan direct saat menyerang, Everton dengan kerapatan yang membuat serangan Arsenal tak bisa melewati half-space.
Pattern favorit Arteta berhasil dibaca.
So, dengan situasi ini, Arteta jelas harus menemukan alternatif. Mungkin bisa dengan melakukan penyegaran di 11 utama, tak lagi memainkan mereka-mereka aja.
Atau dengan memberikan inovasi baru perihal taktik dan strategi. Sebab, kini mereka hanya unggul 6 poin saja dari City.
Bukti lain dari laga vs Everton di mana lawan sudah menemukan solusi dari strategi overload Arteta dan bisa meng-counter-nya dengan memaksimalkan ruang yang ada di depan lini pertahanan.
Arteta sosok yang inovatif, mestinya ia bisa menemukan solusi.

Loading suggestions...