Neo Historia Indonesia
Neo Historia Indonesia

@neohistoria_id

13 Tweets 3 reads Apr 06, 2023
Ave Neohistorian
Setahun sebelum Darurat Malaya pada 17 Juni 1948, pemerintah Britania Raya melakukan sensus terhadap penduduk di Semenanjung Malaya.
Hasilnya, menurut data yang dilansir oleh Fisher, terdapat 2.199.598 orang Melayu yang lahir di Semenanjung Malaya, 188.775 orang Jawa yang lahir di Jawa, 10.886 orang Minang yang lahir di Sumatera Barat,
62.356 orang Banjar yang lahir di Kalimantan Selatan, 6962 orang Bugis yang lahir di Sulawesi Selatan, 1143 orang Aceh yang lahir di Aceh, dll.
Akan tetapi setelah berakhirnya Darurat Malaysia yang diinisiasi oleh Partai Komunis Malaya yang dipimpin oleh seorang Tionghoa bernama Chin Peng, dibentuklah Persekutuan Tanah Melayu pada 31 Agustus 1957.
Negara baru ini didominasi oleh etnis Melayu dan berdasarkan rekomendasi Komisi Reid yang dipimpin Inggris, Melayu asli Semenanjung dikategorikan sebagai Melayu Jati,
etnis dari wilayah lain di Nusantara dikategorikan sebagai Melayu Dagang dan etnis lain seperti Arab dikategorikan sebagai Melayu Peranakan.
Adapun etnis India dan Tionghoa yang tidak beragama Islam dikategorikan sebagai pendatang. Hal tersebut dikekalkan dalam Perkara 153 Perlembagaan Malaysia.
Faktor Konstitusional ditambah dengan populernya Konsepsi Ras Melayu yang dibuat oleh Antropolog keturunan Jerman bernama Johann Blumenbach, membuat peranan etnis Melayu dalam perpolitikan Malaysia makin dominan lewat konsep Ketuanan Melayu (Malay Overlordship).
Konsepsi Blumenbach sendiri menganggap orang-orang yang kini disebut Penutur Bahasa Austronesia oleh Wilhelm Schmidt sebagai Ras Melayu yang mencakup warga 'Alam Melayu' yakni Semenanjung Malaya hingga Kepulauan Hawaii.
Meski demikian, suku Dayak di Kalimantan walau seharusnya dianggap Ras Melayu tapi mereka diakui sebagai etnis tersendiri oleh Pemerintah Malaysia.
Penulis: Dewi Sutomo
Editor: Irene Monica
Referensi:
Blumenbach, Johann Friedrich (1828). The Elements of Physiology. Longman, Rees, Orme, Brown, and Green.
Fisher, CA. South East Asia. London. Methuan & CO
Kia Soong Kua. Racism & Racial Discrimination in Malaysia: A Historical & Class Perspective. Suaram, 2015

Loading suggestions...