F1 Speed Indonesia
F1 Speed Indonesia

@f1speed_indo

16 Tweets Jun 18, 2023
🚨 Sudah Waktunya Leclerc Melawan?
Entah sudah berapa kali Ferrari melakukan keputusan-keputusan yang berlawanan dengan keinginan pembalapnya. Terbaru, permintaan Leclerc untuk ganti ke ban soft lebih awal, tidak digubris & dianggap jadi penyebab dirinya tidak lolos dari Q2.
"Strategi Ferrari" memang sudah menjadi 2 kata lucu di dunia F1, apalagi sejak musim lalu. Dimutasinya Inaki Rueda ternyata tidak menghilangkan blunder strategi di tim tersebut.
Menandakan masalah sebenarnya ada di sistem atau alur komunikasi & pengambilan keputusan.
Apalagi dalam beberapa balapan terakhir, komunikasi menjadi masalah utama di balik keputusan atau strategi mereka.
- Penalti Leclerc di Monako
- Strategi Sainz Monako
- Strategi Leclerc di Spanyol
- Ditolaknya permintaan Leclerc di kualifikasi Kanada
Salah satu hal yang cukup membuat tifosi gemas adalah mengapa Ferrari seakan-akan tidak percaya dengan pilihan strategi atau preferensi pembalapnya sendiri.
Leclerc di kualifikasi Kanada adalah contoh terbaru dari kasus tersebut.
Tentu di satu sisi Leclerc juga tidak tampil maksimal di sesi Q2 karena dia tidak mampu memanaskan temperatur ban soft dengan baik, padahal Sainz saja bisa lolos ke Q3 dengan ban yang sama.
Tapi secara komunikasi, terlihat jika ada masalah besar antara Leclerc & Ferrari.
Leclerc selama ini dikenal sebagai "anak baik-baik" di Ferrari karena dia jarang sekali memberikan kritikan tajam di media terkait blunder-blunder timnya.
Bahkan rasa frustasinya kemarin meski sudah memuncak, tapi ia masih menjaga kritikannya agar tidak terlalu menohok.
Selain di media, pendekatan Leclerc saat komunikasi dengan race engineernya, Xavi, juga berbeda jika dibandingkan dengan Max Verstappen ataupun Lewis Hamilton.
Terutama ketika ia mencoba untuk menolak strategi atau mengusulkan sesuatu yang ia inginkan di radio.
Verstappen ketika mendapatkan sesuatu yang tidak dia inginkan, ia akan push timnya lewat radio secara tegas. Sering juga ia menolak perintah tim dengan tetap cetak fastest lap meski di radio sudah dilarang oleh race engineernya.
Leclerc belum bisa seperti itu.
Hal ini sudah kami mention beberapa kali, jika Charles Leclerc terlalu patuh dengan perintah tim.
Tentu ini cukup beralasan karena kita tahu kalau Ferrari adalah tim "pencitraan" dan "anti-kritik", jika melihat pengalaman Alonso & Vettel.
Salah-salah, bisa didepak nanti.
Kultur Ferrari itulah yang menyebabkan komunikasi antara Leclerc dan Xavi terkesan kurang begitu hidup.
Verstappen dengan pendiriannya, bisa berdebat dengan GP yang menyampaikan instruksi dari tim. Bahkan Verstappen seringkali tetap "ngeyel" & masih bisa dapat hasil terbaik.
Tentu tidak semua hal yang didebat Verstappen itu adalah yang terbaik bagi dirinya atau tim, tapi komunikasi yang intens & keberanian untuk mendebat instruksi tim adalah nilai positif dalam membuat tim mempercayakan semuanya kepada sang pembalap.
Masalah komunikasi ini tentu bukan dari Leclerc saja yang belum bisa meyakinkan tim untuk mempercayainya, tapi juga dari Xavi yang selama ini memang terkesan kurang tanggap dalam memberikan informasi.
Race engineer baru mungkin bisa membantu Leclerc dalam memperbaiki komunikasi.
Namun sekali lagi, kalaupun ganti race engineer tetapi alur komunikasi dan manajemen strateginya masih hancur, maka itu tidak akan berguna. Sama seperti digantinya posisi Inaki Rueda, tetapi masih saja terdapat blunder strategi.
Tetapi yang jelas adalah Charles Leclerc harus mulai memberikan perlawanan dan berani mendebat apa yang ia yakini tepat dalam hal strategi ataupun instruksi saat ia ada di mobil.
Leclerc harus belajar dari Verstappen jika dia ingin meningkatkan kualitas karirnya di F1.
Walaupun ia berisiko tidak disukai oleh tim, tetapi posisi Leclerc diuntungkan di sini: keberadaan Frederic Vasseur dan kontrak habis 2024, bisa jadi senjata.
Kalaupun tidak disukai, Leclerc bisa atau mending pindah ke tim lain untuk 2025...
Kenapa selalu berulang? Karena gak ada yang ngasih kritikan tajam di media dan pembalapnya manut-manut aja...
Kulturnya memang begitu.

Loading suggestions...