Dr. Erma Yulihastin
Dr. Erma Yulihastin

@EYulihastin

9 Tweets 8 reads Oct 11, 2023
Tidak ada indikasi berakhirnya musim kemarau karena angin monsun masih didominasi angin timuran yg kering dan panas (kuning) di selatan Indonesia. Hujan lokal yg terbentuk beberapa hari terakhir dipicu oleh pembentukan siklon tropis Bolaven di Samudra Pasifik bagian utara.
El Niño telah dikaji (Qian et al., 2011; Satyawardhana & Yulihastin, 2015) menyebabkan musim hujan tertunda 2-3 dasarian (Satyawardhana et al., 2018) karena melemahkan monsun Asia (angin baratan).
Karena monsun Asia melemah, maka efek lokal menjadi menguat apalagi jika berinteraksi dg topografi pegunungan. Inilah penyebab hujan lokal terbentuk di selatan Jawa selama periode menuju musim hujan (November-Februari).
Riset ini menggunakan data model iklim regional CCAM resolusi tinggi yg telah kami lakukan downscalling menjadi 15 km untuk wilayah Jawa.
Berdasarkan data KAMAJAYA, utk El Nino tahun ini, efeknya juga menunda awal musim hujan di Jawa namun tidak seragam, dengan variasi: utara (Bekasi) tertunda lebih lama daripada selatan (Bogor). Sebab selatan diuntungkan dg topografi shg sering hujan selama Oktober-November.
See: disclaimer KAMAJAYA

Loading suggestions...