Sayid Machmoed BSA
Sayid Machmoed BSA

@sayid__machmoed

8 Tweets 16 reads Jan 03, 2024
Membedakan antara ibadah dgn yg bernilai ibadah (pahala) saja wahabi ga bisa.
Semua di golongkan ke ibadah, Maulid di kata ibadah, orang pergi tahlilah di kata ibadah, ziarah kubur, tabaruk ke makam orang sholeh juga di lebelin ibadah. Akhirmya dia vonis lah ahlul bid’ah, syirik.
Kerancuan ini seringkali mengakibatkan perdebatan panjang yang tak perlu.
Ukuran paling mudah untuk membedakan antara ibadah dan bukan ibadah adalah ada tidaknya syarat dan rukun yang ditentukan secara agama dalam hal selain mu'amalah.
Apabila suatu tindakan selain mu'amalah mempunyai syarat atau rukun sehingga dari keduanya bisa ditentukan hukum sah atau tidak sah secara agama, maka berarti tindakan itu adalah ibadah. Apabila tidak ada syarat dan atau rukun yang sedemikian, maka sama sekali bukan ibadah.
Yang non-ibadah terbagi menjadi dua; adakalanya punya nilai ibadah dan adakalanya tak punya nilai ibadah, tergantung niat dan caranya.
Apakah tahlilan adalah ibadah? Bukan, sebab tak ada syarat dan rukunnya, sah atau tidak sah.
Apakah merayakan maulid Nabi ibadah?
Bukan, sebab tak ada syarat dan rukunnya sah atau tidak sah. Semua unsur di dalamnya berikut pemilihan waktunya bukan syarat ataupun rukun melainkan hanya kebiasaan.
Hanya saja jangan sampai ada unsur-unsur yang tak layak bagi kemuliaan Nabi, seperti bercampurnya lelaki dan perempuan dan berjoget.
Apakah berziarah kekuburan orang shalih ibadah?
Bukan, sebab tak ada syarat dan rukunnya, sah atau tidak sah.
Kalau misalnya mereka yang berziarah niatnya selfie dikuburan, ngobrol ga jelas, maka bagi mereka hukum foto, ngobrol (mubah).
Akan tetapi kalau mereka yang berkumpul itu membaca al-Qur'an, maka bagi mereka hukum membaca al-Quran (sunnah).
Kalau ini sudah bisa kamu @Just_Ab1 bedakan, insya Allah kamu bisa keluar dari kesesatan ajaran wahabi.
Semoga bermanfaatπŸ™πŸΏπŸŒΉ

Loading suggestions...